Hubungan Wawasan Nusantara Dengan Ketahanan Nasional

Hubungan Wawasan Nusantara Dengan Ketahanan Nasional – 1 1.1 Wawasan nusantara Pengertian dan tujuan serta hubungannya dengan ilmu-ilmu lain Geopolitik dan geostrategi – Wawasan kontinental, maritim, penerbangan – Persimpangan sejarah dan hukum formal – Proses konseptual wawasan – Aspek hukum maritim Wawasan nusantara – Praktek di nusantara – Wawasan Coint

2 1.1. IV tahun 1973. Terbentuknya Wavasan Nusantara sebagai konsep unik wilayah, bangsa, dan negara yang memandang Indonesia sebagai satu kesatuan yang terdiri dari daratan (darat) dan perairan (laut) merupakan tahap akhir dari pengembangan konsep nusantara yang akhirnya dimulai. pada tahun 1957

Hubungan Wawasan Nusantara Dengan Ketahanan Nasional

Hubungan Wawasan Nusantara Dengan Ketahanan Nasional

Penentuan batas-batas suatu wilayah tanah, baik yang mencakup dua negara atau lebih, biasanya berbentuk perjanjian atau akta yang dinyatakan dalam bentuk fisik. Batas tersebut dapat berupa batas alam (sungai, danau, gunung atau lembah) maupun batas buatan, misalnya pagar tembok, pagar kawat berduri. Pada tahun 1982, setelah dilaksanakannya Konferensi Internasional Ketiga tentang Hukum Laut yang diselenggarakan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa, batas-batas laut mendapat dasar hukumnya. Batas Laut Teritorial: Setiap negara mempunyai kedaulatan atas laut teritorial sampai dengan 12 mil laut, diukur dari garis lurus yang ditarik dari pantai. Zona yang berdekatan dibatasi 12 mil laut dari laut teritorial atau 24 mil laut dari pantai. Di wilayah ini, negara pantai dapat mengambil tindakan dan menghukum pihak-pihak yang melanggar peraturan bea cukai, fiskal, imigrasi, dan negara.

Kelompok 6 Hak Dan Kewajiban Warga Negara, Wawasan Nusantara Dan Ketahanan Nasional 1. Abdus Sofi ( ) 2. Yusri Alfathathsani.

ZEE merupakan zona maritim suatu negara pantai yang perbatasannya berjarak 200 mil laut dari pantai. Dalam wilayah ini, masing-masing negara pantai mempunyai hak untuk mengeksplorasi sumber daya alam laut dan melakukan kegiatan ekonomi tertentu. Batas Landas Kontinen Landas kontinen adalah suatu wilayah lautan yang luasnya lebih dari 200 mil laut. Di wilayah ini, negara pantai dapat melakukan eksplorasi dan eksploitasi, dengan kewajiban membagi keuntungan dengan komunitas internasional.

Berpikir berdasarkan falsafah Pancasila, manusia Indonesia diciptakan Tuhan dengan naluri, moral, daya berpikir dan sadar akan keberadaannya yang terhubung sepenuhnya satu sama lain, lingkungannya, alam semesta dan Penciptanya. Dengan demikian, nilai-nilai Pancasila benar-benar hidup dan berkembang di hati dan pikiran masyarakat Indonesia. Nilai-nilai Pancasila juga tertuang dalam penelitian dan pengembangan visi nasional: asas ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.Masyarakat Indonesia menyatakan ketaqwaan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama dan kepercayaannya. (Pasal 29). PRINSIP KEADILAN DAN KEMANUSIAAN SIPIL Indonesia mengakui, menghormati dan menjamin persamaan hak dan kebebasan setiap warga negara dalam melaksanakan hak asasi manusia (HAM). – Hak Asasi Manusia sebagai hak setiap orang (ayat I Pembukaan UUD 1945). – Hak Asasi Manusia seperti hak warga negara (Pasal 27, 28, 30, 31, 32, 33 dan UUD 1945). – Hak Asasi Manusia adalah hak setiap warga negara (Pasal 29 Ayat 2 UUD 1945).

Masyarakat Indonesia mengutamakan kepentingan negara dan negara. Kepentingan masyarakat luas harus diutamakan di atas kepentingan kelompok, marga, atau perseorangan. Prinsip kerakyatan yang menjadi pedoman kebijaksanaan dalam berpikir/mewakili bangsa Tuan Indonesia menyadari bahwa diperlukan musyawarah untuk mufakat dalam pengambilan keputusan mengenai kepentingan bersama. PRINSIP KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA Bangsa Indonesia mengakui dan menghormati warga negaranya untuk mencapai kesejahteraan yang sebesar-besarnya sesuai dengan hasil perbuatan dan usahanya.

Konsep Wawasan Nusantara terdiri dari tiga unsur utama: Wadah: Wadah kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, termasuk seluruh wilayah Indonesia yang berbeda budaya, kekayaan alam, dan jumlah penduduknya. Di Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan organisasi negara yang menjadi wadah berbagai kegiatan kenegaraan dalam bentuk peningkatan politik. Wahana kehidupan bermasyarakat adalah berbagai lembaga berupa prasarana politik yang isinya memuat harapan-harapan bangsa yang berkembang dalam masyarakat serta cita-cita dan tujuan nasional dalam pembukaan konstitusi. Anggota menunjuk pada dua poin penting: satu. . Mewujudkan cita-cita nasional sebagai kesepakatan bersama dan mewujudkan cita-cita dan tujuan nasional b. Persatuan dalam persatuan dan keberagaman yang mengintegrasikan seluruh aspek kehidupan nasional. Kode etik merupakan hasil interaksi antara wadah dan isinya, yang terdiri dari perilaku internal dan eksternal. Kedua hal tersebut mencerminkan jati diri atau kepribadian bangsa Indonesia yang dilandasi oleh kekeluargaan dan persatuan, sehingga akan menimbulkan nasionalisme yang tinggi dalam segala aspek kehidupan berbangsa.

Wawasan Nusantara Dan Ketahanan Nasional

8 2.1. Responsivitas Nasional, Konsep Respon Nasional – Pengertian – Stagatra – Ciri-ciri Hukum Ketan Hubungan Antar Gatra Manifestasi Ketan dalam Stagatra

Konsep ketahanan nasional Indonesia adalah konsep peningkatan kekuatan nasional dengan menyelenggarakan dan menyelenggarakan kesejahteraan dan keamanan secara seimbang, serasi, dan serasi dalam segala bidang kehidupan secara menyeluruh dan terpadu, berdasarkan Pancasila. , UUD 1945 dan Kepulauan Uvid. . . Mengembangkan pendekatan ketahanan nasional melalui pendekatan kesehatan dan keselamatan. Kemakmuran dapat diartikan sebagai pembangunan bangsa dan pemajuan nilai-nilai kebangsaan secara adil dan merata demi sebesar-besarnya kesejahteraan rakyat (diundangkannya Undang-Undang tentang Pemerintahan Sendiri Teritorial). Sedangkan keamanan adalah kemampuan suatu bangsa untuk melindungi nilai-nilai nasionalnya dari ancaman luar dan dalam negeri (penerapan hukum internasional).

Asas Kesejahteraan dan Keamanan Kesejahteraan dan keamanan merupakan asas dalam sistem kehidupan nasional, karena kesejahteraan dan keamanan nasional yang tercapai merupakan kriteria ketahanan nasional. Asas integral menyeluruh atau terpadu menyeluruh: Tatanan kehidupan nasional terdiri atas seluruh aspek kehidupan nasional, yang mencapai kesatuan dan solidaritas, yang seimbang, serasi, dan serasi dalam segala bidang kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Ketahanan nasional mencakup ketahanan seluruh kehidupan nasional secara utuh, menyeluruh, dan terpadu (comprehensive integral).

Hubungan Wawasan Nusantara Dengan Ketahanan Nasional

Kesadaran batin bertujuan untuk memahami hakikat, hakikat, dan kondisi kehidupan berbangsa berdasarkan nilai-nilai kebebasan yang relatif, untuk meningkatkan kualitas derajat kebebasan bangsa yang sulit dan sulit. B. Kesadaran eksternal menyiratkan kemampuan untuk mencapai tujuan dan berpartisipasi dalam menghilangkan dampak lingkungan strategis dan menerima kenyataan interaksi dan ketergantungan pada dunia internasional. Hubungan dengan pihak lain diutamakan dalam bentuk kerja sama yang saling menguntungkan. Asas relativisme: Asas relativisme meliputi keadilan, kebijaksanaan, kemasyarakatan, kesetaraan, gotong royong, toleransi, dan tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Prinsip ini mengakui adanya perbedaan. Perbedaan-perbedaan ini tidak muncul dalam konflik yang saling merusak.

Hubungan Wawasan Kebangsaan Dan Ketahanan Nasional

Ketahanan Nasional Mandiri meyakini kemampuan dan kelebihan diri sendiri serta ketekunan dan keuletan, yang menanamkan prinsip tidak mudah menyerah dengan mengedepankan jati diri, integritas, dan kepribadian bangsa. Kebebasan ini merupakan prasyarat untuk menjalin hubungan dalam pembangunan global. Dinamika ketahanan nasional tidaklah tetap. Dapat bertambah atau berkurang tergantung kondisi dan keadaan bangsa, negara, dan lingkungan strategisnya. Oleh karena itu, upaya peningkatan ketahanan nasional harus selalu berwawasan ke depan dan dinamis guna mencapai kondisi kehidupan nasional yang lebih baik. Kekuatan: Pembangunan ketahanan nasional Indonesia yang berkelanjutan dan berkesinambungan akan meningkatkan kemampuan dan kekuatannya. Semakin tinggi tingkat ketahanan nasional Indonesia maka semakin tinggi pula nilai kewibawaan dan tingkat kesadaran yang dimiliki oleh bangsa dan negara Indonesia.

Pengaruh aspek ideologi Ideologi merupakan sistem nilai sekaligus ajaran unik yang memberikan motivasi. Ideologi juga mencakup konsep-konsep mendasar yang dicita-citakan suatu bangsa. Teori teoritis Scr bersumber dari filsafat dan merupakan implementasi dari suatu sistem filsafat. Liberalisme Pandangan Dunia Aliran individualis atau individualistis. Menurut aliran pemikiran ini, kepentingan martabat individu dijaga agar masyarakat tidak lebih dari sekedar penjumlahan anggotanya tanpa nilai-nilai tersendiri. Hak dan kebebasan seseorang hanya dibatasi oleh hak yang dimiliki orang lain, bukan oleh kepentingan masyarakat secara keseluruhan. Aliran komunisme ini beranggapan bahwa negara merupakan suatu struktur kelompok (kelas) untuk menindas kelas-kelas lain. Aliran pemikiran ini menekankan pada klasifikasi, konflik antar kelompok, konflik, kekerasan atau revolusi, dan perebutan kekuasaan negara.

Teori tafsir agama bersumber dari filsafat agama yang terdapat dalam kitab suci agama. Jika tidak, negara akan memberlakukan hukum agama dalam hidupnya. Negara yang berdasarkan iman. Ideologi Pancasila Pancasila merupakan seperangkat nilai yang bersumber dari nilai-nilai dasar budaya bangsa Indonesia yang telah berkembang di Indonesia selama ratusan tahun. 2. Pengaruh aspek politik terhadap politik dalam negeri Politik dalam negeri adalah kehidupan politik dan kenegaraan yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 yang mampu menyerap aspirasi dan mendorong partisipasi masyarakat dalam sistem. Unsur-unsurnya: Struktur politik merupakan wadah berkumpulnya kepentingan masyarakat dan sekaligus wadah pembentukan kader kepemimpinan nasional. Proses politik merupakan serangkaian pengambilan keputusan (pilihan) mengenai berbagai kepentingan politik/publik yang bersifat nasional. Budaya politik merupakan cerminan realitas hak dan kewajiban masyarakat dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, yang diwujudkan secara sadar dan rasional melalui kegiatan pendidikan dan politik. Komunikasi politik merupakan suatu hubungan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang menjadi sumber harapan masyarakat dan sumber kepemimpinan nasional.

15b. Politik luar negeri Politik luar negeri merupakan sarana untuk mencapai kepentingan nasional dalam hubungan antar bangsa. Politik luar negeri Indonesia didasarkan pada pembukaan UUD 1945 yang menerapkan sistem internasional yang merdeka, damai abadi, berkeadilan sosial, dan antikolonialisme sesuai dengan kemanusiaan dan keadilan. Sebagai bagian integral dari strategi nasional, kebijakan luar negeri adalah proyeksi kepentingan nasional ke dalam kehidupan internasional. Dilengkapi dengan falsafah negara Pancasila sebagai pedoman moral dan etika, politik luar negeri Indonesia diarahkan pada kepentingan nasional, khususnya pembangunan nasional. Garis politik luar negeri Politik luar negeri Indonesia bersifat independen dan proaktif. Independen dalam arti Indonesia tidak bersekutu dengan kekuatan yang bertentangan

Ketahanan Nasional Halaman 1

Buku wawasan nusantara, hubungan antara ketahanan nasional dengan pembangunan nasional, materi tentang wawasan nusantara, makalah wawasan nusantara dan ketahanan nasional, peta indonesia wawasan nusantara, wawasan nusantara sebagai wawasan nasional, hubungan wawasan nusantara dengan pancasila, hubungan bela negara dengan ketahanan nasional, hubungan geopolitik dengan wawasan nusantara, hubungan wawasan nusantara dan ketahanan nasional, implementasi wawasan nusantara dalam kehidupan nasional, wawasan nusantara dan ketahanan nasional

Leave a Comment